Berlangganan Artikel Via Email

Posting Terbaru

Blokir Situs Porno

Tadi baca berita yang mengatakan bahwa pemblokiran situs porno di internet sudah mencapai 90 persen[baca disini]. Bah, ni berita asal2an ato beneran neh???? Menurut saya sih masih sangat jauh dari 90%. Lha wong saya coba buka situs2 porno masih bisa kok, malah pake 3 provider terbesar di Indonesia. Saya buka nya ga pake proxy lho, ato mungkin saya dapet lisensi khusus untuk diperbolehkan membuka situs2 porno? wkwkwkwk.

Saya jg ga tau tuh gimana cara provider melakukan pemblokiran, per-situs-kah? per-wilayah-kah? per-IP-kah? soale gini pren, tak bikin studi kasus kecil neh. Saya dan teman saya menggunakan 1 provider internet yang sama. Kami coba untuk buka situs yang sama. Nah, saya bisa buka tanpa hambatan, sedangkan teman saya nda bisa buka alias di blokir. Kok bisa gitu yah? padahal kan sama providernya, ambil paket internetnya juga sama. weleh weleh.

Kembali lagi pada pribadi masing2 user internet, seandainya pemblokiran situs2 mencapai 100% pun, user tinggal buka Google dan ketik keyword misalnya "cara membuka situs yang di blok" atau "cara membuka situs yang terblokir" dan sejenisnya. Coba aja deh, berderet2 situs/blog akan muncul dan mengajarkan user bagaimana solusinya. Lalu apakah situs2/blog2 yang memberi informasi tersebut juga harus di blokir???


weleh weleh, banyak banget yah kerjaan provider sekarang. hahahaha. Mungkin cara terbaik adalah gini,

"KATAKAN DENGAN LANTANG PADA DUNIA BAHWA JANGAN MEMBERI IJIN PENGGUNA INTERNET DARI INDONESIA UNTUK MENGAKSES SITUS PORNO MILIK ANDA."

Wkwkwkkw, saya jadi inget dulu sebuah situs video streaming(saya ude pula namanya), mirip seperti Youtube. Situs ini sangat bagus, tertata rapi, saya bisa nonton banyak film secara full, untuk film2 seri seperti Naruto selalu up-to-date, dan iklan yang ada pun tidak mengganggu. Nah, sejak Indonesia mulai melakukan pemblokiran situs2(lupa tahun 2007 ato 2008), situs ini tidak lagi menerima pengunjung dari Indonesia. Pake proxy juga ga bisa. Tulisannya begini,

"ANDA TERDETEKSI BERASAL DARI INDONESIA DAN TIDAK DIIJINKAN MENGAKSES SITUS INI"

Weleh weleh lagi, bukannya situs porno yg nge blokir, malah situs bagus kayak gini. hahahaha.

Saya menulis ini tak bermaksud apa-apa lho, hanya sekedar menuangkan opini saja. Melakukan pemblokiran situs2 porno di internet melalui provider saya rasa kurang efektif, namun saya akui cara ini cukup berguna kok :D.

Met ber-internet ria pren ;)

Masa Lalu

Roda kehidupan terus berputar, memaksa manusia tuk terus berlari. Ya kayak saya ini yang terus mengejar materi untuk kebutuhan hidup. Kadang kala, kerinduan akan masa lalu sangat terasa. Masa lalu memang harus dilupakan, namun ada bagian dari masa lalu itu yang tetap jadi kenangan.

Dulu sih saya ini miskin, namun selalu melakukan sesuatu sesuai keinginan, tanpa paksaan. Sekarang saya masih miskin sih :p, tapi jauh lebih baik lah dari dulunya. hahahaa. Ya, sekarang saya tidak lagi sebebas dulu untuk menjalankan keinginan. Ada suatu paksaan dari sebuah benda yang disebut "UANG".

Dulu saya selalu berpikir tanpa henti, berpikir yang lepas dan dengan mudah menciptakan inspirasi. Sekarang juga masih terus berpikir tanpa henti, namun berpikir dengan penuh ganjalan, ganjalan yang berasal dari sebuah kata yaitu "UANG".

Ya gitu deh, nasib jadi orang dewasa, tingkat kebutuhan terus meningkat. Beli inilah, beli itulah, bayar inilah, bayar itulah.

hayyaahhh.....

Dulu saya penulis yang menulis seperti air sungai yang bening dan terus mengalir, penuh kata mutiara dan imajinasi. sekarang saya tak lebih dari penulis yang menulis seperti air got di Jakarta yang hitam dan mampet.

Dulu saya dengan mudah membuat tulisan yang bagus dan bermakna, sekarang saya dengan susah membuat tulisan sampah dan tak berguna.

Ya gitu deh, hal yang paling saya rindukan adalah menjadi penulis seperti dulu. Walaupun orang pada ga ngerti, tapi saya senang membacanya berulang kali. Pengen banget deh menjadi saya yang dulu, tapi dengan kehidupan yang sekarang.

Haayyaaahhhhhh.......

Ya begitulah hidup, tak perlu disesalkan, tak perlu terbebankan. Jalani saja hidup ini. hehehehe.

Cheers for future.

Polsek Sumut Diserang

Bangun pagi tadi(22 sept 2010) nonton berita heboh, Polsek Hamparan Perak, Deli Serdang, Sumatera Utara, diserang oleh kawanan bersenjata. Alhasil 3 polisi tewas. Untuk berita selengkapnya bisa baca Berita Detiknews.

Kejadian ini menjadi pembicaraan hangat, apakah ini bagian dari terorisme? balas dendam? hingga apakah juga terkait dengan komplotan perampok bank Niaga waktu lalu. Entahlah, yang pasti beginilah keadaan Indonesia saat ini. Banyak yang bilang begini,
Coba kalau jaman pemerintahan Soeharto, tentu tidak ada yang berani bertindak seperti ini.

Ya, siapa juga yang berani gitu di jaman Soeharto. Salah omong dikit aja bisa ditembak mati. hahahaha. Memiliki rasa kemanusiaan yang tinggi memang baik, namun bertindak tegas kadang juga diperlukan. Coba deh liat foto2 tentang Aktivitas Andi Soraya di penjara, asli deh enak banget. Moso yang namanya penjara segitu nyamannya? kapan jera-nya? hahaha. Entahlah, saya ga tau juga urusan beginian dan ga mau ambil pusing juga :P.

Banjir Manusia di Sari Ater Ciater

Kemarin saya ikut teman saya Dicky berlibur ke Bandung. Salah satu tempat yang kami kunjungi adalah Sari Ater yakni tempat pemandian air panas alami. Bujubuneng, masuknya aja ude ngantri padet banget. Didalemnya lebih parah lagi, banjir manusia. hahahaha. Entah apakah setiap liburan sedasyat ini pengunjungnya???

Konon sih katanya kalo mandi air panas di Ciater bisa menyembuhkan berbagai penyakit kulit. Mungkin karena itu orang berbondong2 untuk maen aer di sini, mungkin cuma saya yang ga ikutan maen aer, hehehe. Berikut foto2 banjir manusia di Sari Ater Ciater.









Cuma berpikir aja, secara teori memang kuman/virus/bakteri bisa mati kalo di air panas. Tapi, kalo sebanyak itu orang yg nyebur, trus semuanya punya penyakit kulit, jadinya sembuh ato malah tertular yah? wkwkwkwk.

Balas Dendam

Pernahkah anda merasakan dendam yang teramat sangat?? haruskah kita membalas dendam tersebut?

Balas dendam adalah sebuah kegiatan yang terus berkesinambungan dan tak berujung. Balas dendam hanya terhenti jika sudah merasa rela dan saling memaafkan.

Saat kita merasa tersakiti, ada sebuah inspirasi gelap yang mengajak kita untuk balas dendam. Kita diajak berpikir bahwa setelah membalas, kita akan merasa puas. Bener sih? namun hanya sementara. Tidak ada kata puas untuk balas dendam, rasa itu terus dan terus menggunung. Kita akan merasakan batin yang tersiksa dan lebih sakit lagi ketika lawan juga melakukan dendam balasan. Dendam kesumat, begitu seterusnya tanpa akhir.

Tidak ada hal baik yang didapatkan dari balas dendam. Penyesalan dami penyesalan akan tiba pada waktunya. Hanya kehancuran hidup yang didapat hingga akhir hayat.
Dendam adalah bagian dari egoisme kita selaku manusia. Ketika kita merasa tersakiti oleh orang lain, ada dorongan dari ego untuk membalas kepada orang tersebut. Ketika kita tidak mampu membalasnya, ego itu jugalah yang mendorong kita untuk melampiaskannya ke orang-orang lain yang memiliki karakteristik yang mirip dengan orang yang pernah menyakiti kita.

Sepintas lalu, pelampiasan dendam itu “memuaskan” kita. Sebenarnya, tidak demikian. Pelampiasan dendam itu justru merugikan diri-sendiri karena mengotori hati nurani kita. Ketika hati kita kotor, hati kita menjadi mudah merasa sakit. Kalau kita mau hati kita lebih sehat dan lebih kuat, kita hendaknya bersandar kepada Sang Mahaadil.

Kalau memang orang-orang yang pernah menzalimi kita (dan telah lepas dari jeratan hukum manusia di dunia) itu bersalah, biarlah Dia saja yang membalas kejahatan mereka, setimpal dengan perbuatan mereka. Dan akan lebih bagus lagi bila kita memaafkan mereka dan kemudian mendoakan mereka supaya mereka bertaubat dan tidak ada lagi orang yang menjadi korban kejahatan mereka.
[M Shodiq Mustika]



Tidak mau membalas dendam bukanlah masalah kemunafikan, namun demi mendapatkan hidup yang lebih damai dan tentram. Sebuah ujian sejauh mana kita bisa memaafkan orang lain.

Gambar dari http://christian-dating-service-plus.com

Indonesia vs Malaysia

Perang atau damai? pilihan yang menjadi perbincangan hangat belakangan ini terkait konflik Indonesia dengan negara tetangga yakni Malaysia. Terus terang, jika saya ditanya pilih perang atau damai, saya lebih memilih untuk menggunakan jawaban para Kaskuser, "nyimak dulu gan" hehehe.

Dahulu banyak yang menyerukan agar menghentikan peperangan antara Israel dan Palestina. Masyarakat merasa iba dengan korban2 peperangan dan berbondong-bondong memberikan bantuan baik berupa uang, pakaian, makanan, dan sebagainya. Sekarang, malah menyerukan untuk melakukan peperangan. Apakah kita ingin juga merasakan untuk dikasihani oleh negara lain????

Mungkin anda akan berkata, "ini ceritanya lain bung!!! kedaulatan kita telah di injak2, dihina, dan diremehkan". Mungkin ada benarnya, namun saya lebih memilih untuk memandang dari sisi yang lain.

Malaysia menganut sistem kerajaan sedangkan Indonesia menganut kerakyatan. Karena itu, mereka menganggap BABU itu adalah BUDAK sedangkan kita menganggapnya PEMBANTU. mungkin memang sudah sifatnya kalau mereka(Malaysia) merasa lebih tinggi dari kita(Indonesia). Namun jika kita mampu membuktikan kalau kita sejajar atau malah sebenarnya lebih tinggi, tentu keadaannya akan berbeda.

Saya lebih baik membalas sebuah perbuatan dengan perbuatan yang sama, cerita dibalas cerita,hukum dibalas hukum, dan perang dibalas perang. Ingat, alangkah baiknya jika bukan kita yang memulai perang, karena yang memulai adalah tersangka(pihak yang salah) dan yang membalas adalah korban(pihak yang benar).

Pemerintah harus bersikap tegas, tunjukkan kalau kita adalah negara yang terkenal dengan keramahan, namun memiliki harga diri yang tak bisa dibeli. Kita perlakukan siapapun dengan baik asalkan mereka datang dengan sopan. Kita bukan negara kuat, namun memiliki rakyat yang berani mati membela negri. Negara ini lahir dari perjuangan, bukan diberikan atau ditemukan.


Pic from : www.toonpool.com