Berlangganan Artikel Via Email

Posting Terbaru

Manusia Tidak Pernah Puas

|

Manusia Tidak Pernah Puas - Pernahkah anda merasakan kalau kehidupan anda hanyalah sebagai sampah? sebagian dari anda mungkin sudah dan sebagian lagi mungkin juga belum. Kenapa saya bertanya begitu? karena setiap detik yang saya jalani, maka setiap detik itu juga saya menganggap salau saya ini hanyalah sampah dan tak layak hidup.

Begitu banyak orang menyatakan kekagumannya pada saya, begitu banyak pujian yang menghampiri telinga saya, begitu banyak pertanyaan antusias dari orang2 yang menganggap saya ahli dan mampu menjawab semua pertanyaan mereka.
Lalu, mengapa saya masih merasa sebagai sampah dan tak berguna?

Saya adalah seseorang yang bekerja tanpa keterikatan tempat dan waktu, yang artinya bebas menentukan kapan mau bekerja dan bebas untuk menentukan tempat saya akan bekerja. Saya masih bisa mendapatkan gaji bulanan yang melebihi gaji karyawan walaupun tidak bekerja sama sekali sebulan penuh. Saya juga tidak punya Bos yang memarahi saya kalau malas bekerja. Banyak sekali yang iri, kagum, dan ingin mengikuti jejak saya.
Lalu, mengapa saya masih merasa sebagai sampah dan tak bahagia?

Saya bisa saja meningkatkan penghasilan saya hingga puluhan kali lipat karena pekerjaan yang menyenangkan tersebut kalau saya serius menjalaninya. Saya bisa berlibur kemana saja dan kapan saja, saya tetap bisa bekerja walaupun sedang berjemur bersama wanita seksi di pantai Kuta, saya bisa membayar cicilan properti berikut semua tagihan lainnya walaupun saya masih muda dan belum mapan.
Lalu, mengapa saya masih merasa sebagai sampah dan tak punya apa-apa?

Begitu banyak orang yang ingin memiliki kehidupan seperti saya, namun entah kenapa saya lebih senang jika memiliki kehidupan yang mereka jalani.

Saya dianugrahi otak dengan kemampuan berpikir diatas rata-rata, namun entah kenapa saya lebih senang jika menjadi orang yang bodoh hingga tak perlu banyak berpikir.

Saya mengenyam pendidikan yang tinggi dan lulusan sarjana teknik, namun entah kenapa saya lebih senang hanya mengenyam pendidikan yang rendah dan hanya lulusan SMP hingga tak perlu berpikir yang ruwet dan hanya berpikir secara sederhana.

Pepatah mengatakan, "Manusia tak pernah puas dan tidak menghargai apa yang dimilikinya". Ya, begitulah dan itulah jawaban dari pertanyaan saya. Saya tak pernah puas dengan apa yang saya miliki, tak pernah takjub dengan apa yang saya bisa, dan selalu menganggap kehidupan orang lain lebih baik pada saya.

Begitulah, manusia yang tidak pernah puas adalah manusia yang hanya bisa mendapatkan kesenangan namun tidak akan pernah mendapatkan kebahagian. Manusia yang bahagia adalah manusia yang menjalani hidup dengan berusaha semampunya dan sadar sejauh mana kemampuannya.

Manusia yang bisa melakukan sesuatu melebihi perkiraannya bukan berarti manusia itu bisa melebihi batas kemampuan dirinya dan orang lain, namun karena memang manusia itu dianugrahi memiliki kemampuan untuk melakukan sesuatu tersebut. Disaat manusia beranggapan bahwa dirinya bisa melampaui batas kemampuannya, disaat itulah manusia akan menjadi tidak pernah puas dan tidak menghargai apa yang telah dimilikinya.