Apakah Pancasila Masih Berguna? - Sejak mengenyam sekolah dasar (SD) hingga bangku kuliah kita diajarkan tentang Pancasila. Katanya Pancasila itu filosofi dasar dari negara Indonesia. Katanya Pancasila mempunyai fungsi dan peranan sebagai pedoman dan pegangan dalam sikap, tingkah laku dan perbuatan dalam kehidupan sehari-hari.
Kelima sila dalam Pancasila adalah sebagai berikut :
Sila ke-1 : Ketuhanan Yang Maha Esa
Sila ke-2 : Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab
Sila ke-3 : Persatuan Indonesia
Sila ke-4 : Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/Perwakilan
Sila ke-5 : Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Coba anda cocokkan sila 2-5 yang ada dalam Pancasila tersebut dengan keadaan Indonesia saat ini.
Bagaimana pula opini anda tentang Pancasila dan keadaan Indonesia? apakah Pancasila masih berguna? Apakah Pancasila masih bisa dijadikan sebagai dasar negara Indonesia?
Kategori
- Blogging Tips
- Blogspot HTML
- Computer
- Credit Card and Insurance
- Dating
- Education
- Fashions
- Fotografi
- Fun
- Games
- Great Site Review
- Internet
- Investment
- Kesehatan
- Kumpulan Kisah
- Make Money
- Movie
- Music
- Ngawur
- Other
- Payment Made
- Pengalaman
- Security
- Sekilas Info
- Self Improvment
- Shopping
- Software
- Technology
- Templates
- Traffic and SEO
- Web Development
- Wisata
Posting Terbaru
You are here: Home > Other > Apakah Pancasila Masih Berguna?
Apakah Pancasila Masih Berguna?
|
Label:
Other
Subscribe to:
Post Comments (Atom)



Jawabannya masih Kang. Tapi yang jadi permasalahan adalah pengamalannya. Sedih kalo liat tragedi kayak kemarin di Priok Kang. Miris rasanya.
jawab yang pasti dan harga mati adalah MASIH dan HARUS tetap ada....yang jd mslh skarang adalah kita sebagai generasi bangsa mayoritas hanya tau apa isi pancasila tanpa ada pengamalan yang konkrit bagi kehidupan sehari-hari
maaf jika ada yang merasa tersinggung.
intinya yang telah saya survey itu tentang pancasila adalah PANCASILA itu hanya sebagai pajangan di DADA yang banyak orang bilang saat ini "GARUDA DIDADAKU" dan hanya sebagai tempat berlindung bagi mereka yang salah.
sekarang kita liat saja contohnya dari Sila Ke-4 : Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/Perwakilan
mana pemimpin yang selalu memikirkan rakyatnya, masih bisa di hitung dengan jari jika memang ada.
rakyat senang dalam kesulitan yang amat berat dirasakannya, banyak pemimpin yang masih saja mencari keuntungan seperti KORUP disaat ada kegiatan punyuluhan dana untuk rakyat kecil.
banyak rakyat yang masih luntang lantung dijalan, pengangguran, Dll. Eeh malah ingin membangung gedung.
dan saya pernah waktu itu menonton acara di salah satu stasiun televisi indonesia, kata-kata yang paling saya suka itu pada saat terakhir acara yang dibicarakan oleh si pembawa acara.
kata - kata itu adalah salah satu bait dari lagu kebangsaan kita yaitu "INDONESIA RAYA" yang :
"Bangunlah jiwanya
Bangunlah badannya"
mantep kata-katanya kawan.
makasih, dan jika ada kata-kata saya yang salah/menyinggung tolong dikomentari.
By : Arif