Berlangganan Artikel Via Email

Posting Terbaru

Indonesia : Dibangun Atau Dihancurkan?

|

Indonesia : Dibangun Atau Dihancurkan? - Indonesia oh Indonesia, hidup di Indonesia itu susah-susah gampang. Kalau nggak punya duit hidupnya susah tapi kalau punya duit ya hidupnya gampang. Berkarir di Indonesia itu juga enak, keahlian itu nomor sekianlah, yang penting jago ngemeng dulu alias nyaring mentongin tong yang kosong.

Indonesia itu sebenarnya ingin berkembang menjadi negara maju atau menyusut jadi negara mundur sih? saya bingung juga tuh. Indonesia selalu ingin mengikuti jejak negara-negara maju dan ikut menerapkan kebijakan-kebijakan yang disesuaikan dengan negara-negara lain. Boleh-boleh saja sih ikut-ikutan, tapi kenapa kok nggak dimodifikasi saja kebijakan-kebijakan aliran luar negri itu berdasarkan keadaan yang ada di Indonesia? apakah sudah aturan internasionalnya tidak boleh diubah?

Lantas apakah ini salah pemerintahannya? ya mungkin ya mungkin juga tidak. Ada yang bisa ngasih tau ga, apa sih sebenarnya yang dikerjakan oleh orang2 pemerintahan? Lalu bagaimana dengan masyarakat Indonesia-nya? Trus para mahasiswa yang nantinya akan jadi calon penerus, apakah bisa diandalkan untuk memajukan bangsa?

Entahlah, rakyat kecil yang tak sekolah dipedesaan selalu menganggap kalau mahasiswa dan orang-orang pemerintahan adalah para anak bangsa bangsa yang hebat, bermartabat, berpendidikan, ber-etika, baik dalam tutur kata, karena merekalah Indonesia bisa maju, bisa jaya, bisa merdeka. Namun kenyataannya, mereka2 yang masuk TV selama 3 hari ini tidak lebih dari orang2 barbar yang serampangan. lihat saja kelakuan orang2 Indonesia yang masuk TV tersebut. Masyarakat melakukan demontrasi besar-besaran, saya jamin sebagian besar hanya ikut-ikutan atau mau ikut karena dibayar terhimpit desakan ekonomi karena demonstran sebenarnya butuh massa untuk mendukungnya. Bentrok yang terjadi antara mahasiswa dengan polisi ataupun mahasiswa dengan masyarakat. Kelakukan peserta sidang paripurna yang tak punya etika seperti keluar seenaknya, memancing emosi peserta lain, tidur dan ngupil saat sidang. Alasannya bosan? yang namanya sidang atau rapat itu ya pasti membosankan. Kalo ga mau bosan ya bikin aja pesta diruang sidang.

Memang sudah haknya masyarakat untuk menuntut para orang-orang terpilih, namun jangan terlalu didesak karena orang-orang terpilih tersebut bukanlah dewa atau manusia jenius dan ada prosedur yang pertahap harus dijalankan. Tidak didesak bukan berarti tidak ada waktu batasan. Orang-orang terpilih seharusnya sadar kalau mereka dipilih agar bisa memberi jawaban dari tuntutan masyarakat, kalau merasa tidak mampu ya katakan saja terus terang dan mundur dari jabatan.

Tapi apakah mungkin seperti itu?

Saya menulis ini bukanlah karena seorang yang kritis. Saya ini bukan aktivis apalagi mengikuti kegiatannya, saya hanya seorang mahasiswa bodoh yang sudah 6 tahun kuliah masih belum lulus, tidak mengerti berpolitik, serta tidak paham akan hukum. Tulisan ini hanyalah sebuah opini bodoh saya atas keadaan Indonesia yang saya anggap semakin memburuk.

4 komentar:

Post a Comment