Berlangganan Artikel Via Email

Posting Terbaru

Kontradiksi di Masyarakat

|

Kontradiksi di Masyarakat - Kontradiksi di MasyarakatBanyak hal yang diberitakan belakangan ini yang secara gamblang menuai pro dan kontra dimata masyarakat. Mulai dari hal2 yang berpikiran pendek hingga hal2 yang memerlukan pemikiran yang panjang ataupun hal2 yang berbau politik. Bingung?? sama dunk :D. Pro dan kontra pembicaraan terhangat saat ini adalah tentang Koalisi, Iklan Kampanye Capres dan layanan masyarakat, dan Fatwa MUI bahwa "Facebook Haram".

Masalah Koalisi sendiri memiliki kelasnya sendiri jika dilihat dari pengetahuan masyarakat Indonesia. Seberapa banyak orang yang paham arti Koalisi? tidak banyak alias sedikit. Seberapa banyak yang tau artinya? lumayan. Seberapa banyak yang tidak tau? banyak kalee. Pertanyaan yang jadi pemikiran adalah kenapa partai2 politik melakukan koalisi, singkatnya kenapa parpol A harus berkoalisi dengan parpol B dst? saya sih tidak bisa menjawabnya dan saya harap jawabannya bukan demi keuntungan pribadi seperti mendapat jatah kursi di DPR.

Kemudian ada lagi rumor diantara teman2 saya. Pernah liat iklan kampanye dari SBY? dalam iklan tersebut memperlihatkan semua nilai Plus dari SBY selama menjabat sebagai Presiden selama 5 TAHUN belakangan ini dan itu benar adanya. Kemudian ada lagi sebuah iklan layanan masyarakat yang memperlihatkan banyaknya terjadi bencana alam yang terjadi di Indonesia selama 5 TAHUN belakangan ini dan bencana tersebut sebagian besar terjadi KARENA KELALAIAN/KURANGNYA PERHATIAN DIMANA BENCANA TERSEBUT SEHARUSNYA BISA DIATASI/DIMINIMALISIR. Kemudian diakhir iklan ada lagi, Bagaimana keadaan Indonesia 5 TAHUN mendatang jika terus begini? hubungi xxxxxxx. Yang dipikir dari iklan layanan masyarakat ini, kenapa harus 5 TAHUN SEBELUM DAN 5 TAHUN MENDATANG?

Yang terakhir adalah Fatwa yang ingin dikeluarkan oleh ulama di Jawa Timur dimana mengatakan bahwa jaringan sosial Facebook adalah Haram. Facebook Haram? ya jelas mendapat berbagai tentangan. Alasannya apa yang menjadikan Facebook haram? mungkin karena Facebook digunakan oleh sebagian kecil(sekali) pengguna untuk ajang hal2 yang tabu/porno(saya kurang tau karena akun FB sekedar punya doang :p). Jika hanya berpegang dengan alasan itu, bagi saya sih sangat lucu. Technologi dalam setiap perkembangannya selalu menuai Pro dan Kontra dan hal ini tidak perlu dibesar2kan. Jika suka ya monggo, ga suka ya jangan diikuti. Semua kembali kemoral pengguna technologi itu sendiri. Jika Facebook Haram? sama saja diartikan dengan Teknologi itu haram. TV, Komputer, VCD, DVD, Internet, Kamera, Telepon/Handphone dan masih banyak lagi teknologi yang bisa dikaitkan dengan kegiatan yang dianggap TABU. Atau kita kembali kejaman batu aja yah? :D.

5 komentar:

  • Cebong Ipiet at May 28, 2009 at 9:55 AM :

    hayah ikutan pirus pesbuk haram...lah wong orgnya ngomong haram dg berbagai asumsi, yg diharamin pan bukan pesbuknya bang tapi perbuatannya.. pirus fast reading yho kkwkwkwkwk

  • sewa mobil at May 29, 2009 at 9:53 AM :

    nice post bro.....
    pro dan kontra bikin hidup lebih berarti....:D

  • Seno at May 29, 2009 at 12:45 PM :

    Saya juga tidak setuju Kang jika teknologi di bilang haram. Yang haram adalah bagaimana menggunakannya, tapi jika teknologinya yang haram, itu sih namanya fatwa yang keblinger.

    Baru OL lagi nih Kang, istri abis nglairin pertama :)

  • Seno at May 29, 2009 at 11:41 PM :

    Jangan ngilang kang, PR dah update tuh kang. Saya g ada temen bergadang dunk hiks..

    Moga2 aja anak saya g niru bapaknya yang suka bergadang he.h.e.. makasih ucapan selamatnya kang.

  • mama hilda at May 30, 2009 at 12:37 AM :

    salam kenal kang Herro...
    seharian ini saya ngublek content blog nya, ngintip sana sini sepertinya banyak yang kudu saya baca di blog ini tentang blogging. Ngga terlalu mikir PR juga, tapi jadi ikut penasaran apa sih arti sebuah PR untuk blog. Biasa kang kata kawan saya blog saya kena gebuk google, karena memang saya sendiri ngga pasang widget2 PR di blog. Saya bookmark ya..masih belum kelar bacanya nih.

    Fatwa Fesbuk haram..fatwa itu tidak binding. Jadi upto you untuk memakainya. Biasanya fatwa itu subyektif, terkait dgn sebuah pertanyaan dan seorang yg bertanya. Dan lebih dari itu, ada banyak agenda di belakang fatwa: popularitas lah, kontroversi lah, sampai menakut-nakuti orang dan bahkan untuk sekedar sok alim atau sok pinter juga ada. Makanya banyak pakar hukum islam ... memberi warning agar hati2 dlm fatwa. Contoh paling konkrit fatwa boleh bom bunuh diri dlm kondisi tertentu, ternyata para taliban extrimis itu melakukannya dalam semua kondisi. Ada fatwa boleh kawin lari kalau orang tua jahat, nyatanya banyak yg kawin lari tanpa alasan apapun. salam hangat dari negeri nuklir.

Post a Comment