Ketika Hidup Jadi Bermakna -
Hidup itu dilematis(apa artinya tuh? ga ngerti saya :D). Ketika mendapat terpaan masalah maka hidup akan terombang - ambing tak tentu arah. Setiap kali mendapat derita, manusia akan berpikir kenapa harus mengalami derita seperti itu dan akan mulai untuk mencari - cari sebuah sumber untuk dituntut sebagai biang kesalahan. Yup, manusia tidak pernah mau untuk langsung intropeksi diri atau memusatkan kesalahan pada diri sendiri. Menyalahkan sesuatu diluar diri sendiri sudah merupakan sifat yang alami.
Bagaimana jika tidak menemukan biang kesalahan itu? tentu kita akan mulai menyalahkan diri sendiri bukan. Atau secara dilematisnya begini :
"Seseorang diterpa suatu masalah. Kemudian dia akan mengumpulkan semua kemungkinan2 yang akan dijadikan sebagai terdakwa atas masalah yang dihadapinya. Tentunya suatu kemungkinan tidak dapat dijadikan sebagai acuan tetap, melainkan acuan sementara. Untuk memastikan, seseorang itu tentu akan menyelidiki segala sesuatunya yang berhubungan dengan kemungkinan itu. Setelah diselidiki, diteliti, dipahami, dirasakan, dicium, dibelai, diraba(hayah) semua kemungkinan itu malah berbalik pada seseorang itu sendiri. nah loe :D. Tentunya derita akan semakin dalam bukan, dan menempatkan seseorang itu berada pada keterpurukkan."
Begitulah dilema kehidupan. Kadang apa yang kita percayai bisa saja salah dan menjadi bumerang bagi kita sendiri. Saat merasa terpuruk, siapapun tidak bisa menebak apa yang akan terjadi selanjutnya. Ada yang semakin jauh terperosok, ada yang mengambang seperti orang hilang ingatan, dan tentunya juga ada yang berhasil keluar dari keterpurukan itu dan memahami kesalahannya. Saat seseorang bisa mengetahui, menerima, dan memahami kesalahannya, disaat itulah seseorang akan menemukan sebuah pelajaran berharga untuk menunjang hidupnya menjadi lebih bermakna. Ketika hidup jadi bermakna, tentu hidup menjadi lebih indah. Bak sinar mentari pagi yang menyinari dunia ini sekaligus menandakan bahwa hidup akan dimulai kembali hari ini. Seperti yang sering diucapkan oleh Ibuku, "AWALI PAGIMU DENGAN SENYUMAN, MAKA HARIMU AKAN MENYENANGKAN" :D.
Kategori
- Blogging Tips
- Blogspot HTML
- Computer
- Credit Card and Insurance
- Dating
- Education
- Fashions
- Fotografi
- Fun
- Games
- Great Site Review
- Internet
- Investment
- Kesehatan
- Kumpulan Kisah
- Make Money
- Movie
- Music
- Ngawur
- Other
- Payment Made
- Pengalaman
- Security
- Sekilas Info
- Self Improvment
- Shopping
- Software
- Technology
- Templates
- Traffic and SEO
- Web Development
- Wisata
Posting Terbaru
You are here: Home > Self Improvment > Ketika Hidup Jadi Bermakna
Ketika Hidup Jadi Bermakna
|
Label:
Self Improvment
Subscribe to:
Post Comments (Atom)



kenapa bang? wew ada poto awewe di sidebar...
semangaaaad..--" ngantuk
apanya yg kenapa?? wekekke. ga napa2. mo belajar nulis yg baik dan bener sesuai EYD. wkakakaka :)).
Eh iya, kok ada poto awewe disebelah yah :-o :p
mau dumz ama awewenyakkkk :D
wow,tulisan kali ini begitu dewasa banget hehehehe.senyum duyu ahhh :D.
wow..awewe nya cakep banget...kenalin dong
kok dia natap gw melulu ya...lihat tuch matanya ...gak berpaling sama sekali dan terus menatapku
Yach dach mulai besok akan gw sebarkan senyuman dan pesona gw pada ratu pagi,pangeran mentari,putri embun dan para gadis di sekitarku...wakakakakak
pagi ini aku tersenyum....
Kang Herro lagi belajar bahasa indonesia. Tulisannya enak dibaca. :D
Saya juga mau mengawali hariku dengan senyuman ah... Makasih kang, bener banget tuh kang, terkadang kalo kita terpuruk kita selalu mencari kambing hitam buat nutupin kesalahan yang dibuat sendiri, padahal kambing yang putih juga banyak ya he..he..
Hidup itu dilematis... wowww.. puitis banget bos. lalu apa tujuan kita hidup dong.. apa cuma buat ngadepi yang dilematis ???.. susah ya jadi manusia
visit aku dong.. http://ngeyelan.blogspot.com
hai. sory nk komen x ada kaitan. pasal template b log Green Valley tu cantik. tp x faham macam mana nak ubah dekat date tu? x tahu sangat edit2 . tolong ya. =)thanx
bener mas, pagi ini aku tersenyum, eh.. sorenya, ..... nemu tulisan yang bermakna ini :)
bener banget mas, sebenernya berat banget tulisannya tapi saya coba baca berulang-ulang, dan akhirnya di dapat kesimpulan "awali setiap pagi yang kita miliki dengn senyuman" : )
salam kenal ya myherro
Iya bener banget kang, tepat disitu he..he... di prapatan roxy.
Dan,....
Aku akhiri Sore Malam ini dengan Tersenyum pula.
Salam n sukses u Mas Herro...
berpikir positif
juga merupakan jalan terindah agar hidup selalu berwarna dan sukses, amiin
oia, tukeran link kampanye yuk
punya herro sudah sayah link di sidebar
silahkan jika ingin di link balik *ngarep*
Memang...dlm diri manusia ada bermacam-macam unsur ( marah, senang, sombong, rendah diri, pintar, bodoh dll )
ktika salah satu unsur tersebut menguasainya maka akan menghasilkan pemikiran dan perbuatan yang bermacam2, contohnya aku sendiri, ktika kemarahan menguasaiku, aku menjadi bodoh untuk mengetahui apakah yg ku ucapkan dan kulakukan adalah kebenaran?
Tapi ktika kemarahan tlah reda otakku kembali berfikir jernih, hatiku merasakan kembali bahwa ada kesalahan yang harus kuperbaiki.
Memang benar apa yg dikatakan para ustadz2ku dulu bahwa..."awalul ghodobi jununun wa akhiruhu nadamun" ( awal dari kemarahan adalah kegilaan, dan akhir dari kemarahan adalah penyesalan.
Tapi bagiku, lebih baik pernah melakukan kesalahan dan menyadarinya lalu memperbaikinya, dari pada tidak pernah berbuat salah, karena tanpa kesalahan tak mungkin dapat mengambil iktibar/pelajaran.
Ih...kok serius amat..amat aja nggak serius...wis tho...pokoknya terkhusus ntuk empunya blog dan umumnya ntuk semuanya,
Salam DAHSYAT untuk kalian semua.
Herro...aku lagi senyum ini, kamu tersenyum nggak.??
semangat terus. jadikan hidup lebih bermakna.