Berlangganan Artikel Via Email

Posting Terbaru

Menggunakan Dana E-Gold

Belakangan ini santer terdengar kabar bahwa E-Gold sedang terlibat kasus pencucian uang. Saya sendiri tidak tau dengan kebenaran kasus tersebut. Para E-Gold changerpun segera menutup bursa penjualan E-Gold (umumnya dengan alasan bahwa Dana E-Gold yang mereka miliki telah mencapai Limit/Kebanyakan). Hal ini sedikit membuat saya pusing karena dana yang ada di account E-Gold sekitar $50 bakal melayang.
Akhirnya, seminggu yang lalu saya memperoleh ide untuk dapat menggunakan dana tersebut. Hehehe..........:D

Cara yang saya lakukan adalah dengan menjadi Advertiser/Pengiklan. Tentu saja pada situs2 yang menerima pembayaran lewat E-Gold. Sayapun mulai survei situs2 PTC yang masih bisa menerima E-Gold (agak susah juga, karena sebagian sudah menghilangkan option E-Goldnya). Akhirnya saya dapat menemukan beberapa PTC yang dulu jg menjadi sumber E-Gold saya dan masih menerima Advertiser lewat E-Gold, yakni

Jillsclickcorner
Intoffers

(Ini ga harus lho, Jika punya referensi situs lain ya terserah anda :D)

Kedua link diatas merupakan 2 buah PTC yang saya gunakan untuk mengiklankan PTC2 lain yang sedang saya ikuti sekarang. Lumayan sih untuk cari-cari refferal untuk PTC baru. Saat ini saya sudah menghabiskan dana di E-Gold sebanyak $30 dan masih tersisa $20. Saya tidak mendata Jumlah pasti refferal yang saya dapatkan, yang pasti sih udah puluhan (untuk 3 situs PTC). Asik ga :D?
Tetapi resikonya yah jarang nemu refferal yang aktif.

Inilah hal yang saya lakukan untuk menghambur-hamburkan dana E-Gold saya. Jika anda masih berharap bahwa E-Gold akan kembali normal, maka jangan melakukan hal yang saya anjurkan diatas.

Kegunaan Link Exchange

Huff....Menghela napas doeloe deh. Lg stress soalnya. Ini tanggapan untuk mbak Ulie soal tukeran link tp ga keliatan listnya :D. Sebenarnya sih ada dibagian bawah, cuma kecil aja :( (sekarang udah dipindahin dibawah chatbox). Pas berkunjung ke blognya mbak Ulli ternyata udah ada link blog ini (cepet amat ya, tanpa konfirmasi lagi).

Sebenarnya sih saya sendiri nggak pernah kepikiran untuk tukeran link. Hal ini karena bigung aja gunanya untuk apa.

Dibawah ini ada beberapa kemungkinan dan kegunaan mengapa para blogger Getol untuk saling tukeran link.

1. Tradisi bagi seorang Blogger.
(Emangnya ada ya????)

2. Menurut para pakar SEO, semakin banyak link yang menuju ke blog kita, maka semakin tinggi pula rangking pada Search Engine yang didapat sekalian "Ngarep" agar blog yang dikunjungi juga mau untuk berkunjung.
(Beneran ga tuh?? Kalo bener ya isi aja komentar yang banyak pada tiap blog yang dikunjungi)

3. Sekedar Shortcut/jalan pintas untuk mengunjungi blog yang disukai.
(Ide bagus jg, jd ga usah cape2 buat ngetik link blog tujuan. Yaiyalah, tinggal klik doang)

4. Private. Umumnya untuk blog2 pribadi yang tidak ingin terdeteksi. Contoh, sebuah Group dimana setiap anggotanya punya blog masing2, jd mereka hanya memasukkan link blog yang murni teman2nya sendiri sehingga perputaran page viewnya hanya berkisar antara blog2 tersebut.
(Ada nggak ya yang seperti ini???)

5. Membentuk sebuah komunitas.
(Inilah yang saya simpulkan dari point2 diatas(kecuali point 4)).

Jika anda orang2 yang berpegangan pada point ke 5, maka saya berani bertaruh kalau anda adalah seorang Blogger yang aktif dengan traffic blog yang bagus.
Kok bisa begitu?? Jawabannya akan muncul dengan sendirinya kalau sudah mencoba dan mempertahankannya.

Berapakah Jumlah Blog Anda???

Mungkin pada bingung apa maksud dari judul diatas :D. Judul diatas bukanlah sebuah polling, pertanyaan bodoh, atau kurang kerjaan karena kehabisan ide. Tapi jangan salah, pertanyaan diatas sangat berpengaruh bagi karir seorang Blogger.

Ahh, yang bener?? Apa hubungannya??

Mungkin itulah pertanyaan yang muncul dibenak anda saat mulai membaca postingan ini.
Sebenarnya hal ini pribadi terjadi pada saya sendiri. Untuk mendapatkan jawabannya, silahkan untuk mencari sendiri dengan menghubungkannya dengan cerita dibawah ini.

Jauh sebelum saya membangun blog ini (Herroblog), saya pernah membuat sebuah blog (Tambangdolar) dengan content make money online. Di blog tersebut saya hanya memposting tentang hal-hal yang berhubungan dengan mencari uang diinternet. Sebagian besar malah hanya berupa review PTC.
Tapi jangan dianggap remeh, walaupun hanya berisi review simpel, blog tersebut sempat selalu nongkrong dihalaman pertama Mbah Gugel mengalahkan Blog2 terkenal sekalipun untuk keyword yang sama. Bahkan saya berhasil mendapatkan berpuluh2 refferal karena Blog ini.

Lho, kok malah membanggakan blog sendiri sih!!!!

Itulah sepenggal kisah sukses blog tersebut. Sekarang ini blog tersebut tak ubahnya sebuah tempat sampah. Sebuah blog yang acak-acakan dan tak jelas arah tujuannya. Bayangkan saja, Dulu blog tersebut dengan gagahnya mempunyai ranking diAlexa 1jutaan (segini saya udah bangga lho) dan sekarang malah terus turun menuju angka 16jutaan. GPRnya bisa dikira-kira sendirikan.hehehe.

"Yaiyalah, diupdate aja jarang. Paling hanya Copas dari Blog ini (Herroblog)."

Kehancuran blog tersebut bermula dari berdirinya Herroblog ini. Saya sama sekali tidak menghiraukan atau mengupdate blog tersebut. Semua konsentrasi saya hanya tertuju pada Herroblog. Selain Herroblog, saya juga membangun sebuah blog lagi dengan content file sharing(atas saran teman saya karena selalu saja minta ini itu, lagu ini lagu itu) dan telah mendapat GPR 1 walaupun berdiri belakangan.

Namun, tetap saja cinta saya hanya tertuju pada Herroblog. Semua saya lakukan untuk Herroblog ini. 3 hari pertama Herroblog dibangun, jelas dialexa masih no rank. Setelah seminggu akhirnya muncul juga rank dari Alexa yakni 27jutaan. 2 minggu setelah munculnya rank Alexa itu, Blog ini telah menembus rank 5jutaan. Ini bukanlah hal yang mudah untuk didapatkan oleh sebuah blog yang masih bau kencur. Dan semua itu bisa saya dapatkan atas anugrah dari sebuah postingan yang sudah sangat telat untuk diangkat. Berkat sedikit modifikasi maka postingan tersebut mampu mengalahkan blog-blog lain yang jauh lebih awal diposting. Dan selalu Nongkrong diurutan 5 besar halaman pertama Mbah Gugel. Berpuluh2 pembaca datang tiap harinya(sekarang sih udah jarang).
Hampir 90% pengunjung semua Blog saya berasal dari Search Engine (tanpa promosi). Baru akhir-akhir ini saya menyadari akan pentingnya membangun komunikasi dan komunitas dengan sesama Blogger.

Walah, sekarang malah mengarah ke SEO. ckckckkck

Kembali lagi kejudul.

Jadi sebenarnya untuk apa memiliki beberapa Blog kalau tidak diurus?
Jika memang butuh, sanggupkah untuk memanage semua blog tersebut??
Perlu diingat, Admin harus mengubah pola pikirnya sesuai dengan content setiap blog.

Cukup sekian deh, karena saya bukanlah manusia yang mempunyai vocabulary kata yang melimpah.

Semoga dapat menemukan inti dari tulisan ini. Karena saya tidak dapat memunculkan intinya dalam tulisan ini secara gamblang. Ini dikarenakan saya selalu gagal untuk menjadi penulis yang baik sekaligus ga tau bagaimana cara menulis yang benar.

Sebenarnya ingin sekalian menulis seputar trik SEO yang saya bangun sendiri. Tapi saya urungkan saja karena agak melenceng dari trik SEO yang diajarkan oleh para Master dan Ahlinya. Takut salah, hehehe. Selain itu jg udah cape ngetik.

Aku Menangis Untuk Adikku 6 Kali

repost.... semoga bermanfaat

Aku dilahirkan di sebuah dusun pegunungan yang sangat
terpencil. Hari demi hari, orang tuaku membajak tanah kering kuning,
dan punggung mereka menghadap ke langit.
Aku mempunyai seorang adik laki-laki, tiga tahun lebih muda dariku.

Suatu ketika, untuk membeli sebuah sapu tangan yang
mana semua gadis di sekelilingku kelihatannya membawanya,
Aku mencuri lima puluh sen dari laci ayahku.
Ayah segera menyadarinya. Beliau membuat
adikku dan aku berlutut di depan tembok,
dengan sebuah tongkat bambu di tangannya.
"Siapa yang mencuri uang itu?" Beliau bertanya. Aku
terpaku, terlalu takut untuk berbicara.
Ayah tidak mendengar siapa pun mengaku, jadi
Beliau mengatakan, "Baiklah, kalau begitu, kalian
berdua layak dipukul!"
Dia mengangkat tongkat bambu itu tingi-tinggi.
Tiba-tiba, adikku mencengkeram tangannya dan
berkata, "Ayah, aku yang melakukannya!"

Tongkat panjang itu menghantam punggung adikku
bertubi-tubi. Ayah begitu marahnya sehingga ia
terus menerus mencambukinya sampai Beliau kehabisan nafas.
Sesudahnya, Beliau duduk di atas ranjang batu
bata kami dan memarahi, "Kamu sudah belajar mencuri dari rumah
sekarang, hal memalukan apa lagi yang akan kamu lakukan di masa mendatang? ....
Kamu layak dipukul sampai mati! Kamu pencuri tidak tahu malu!"

Malam itu, ibu dan aku memeluk adikku dalam pelukan
kami. Tubuhnya penuh dengan luka, tetapi ia tidak menitikkan air mata
setetes pun. Di pertengahan malam itu, saya tiba-tiba mulai menangis
meraung-raung.
Adikku menutup mulutku dengan tangan kecilnya dan
berkata, "Kak, jangan menangis lagi sekarang. Semuanya sudah terjadi."

Aku masih selalu membenci diriku karena tidak memiliki
cukup keberanian untuk maju mengaku. Bertahun-tahun telah lewat, tapi
insiden tersebut masih kelihatan seperti baru kemarin. Aku tidak pernah
akan lupa tampang adikku ketika ia melindungiku. Waktu itu, adikku
berusia 8 tahun. Aku berusia 11.

Ketika adikku berada pada tahun terakhirnya di SMP, ia
lulus untuk masuk ke SMA di pusat kabupaten. Pada saat yang sama, saya
diterima untuk masuk ke sebuah universitas propinsi. Malam itu, ayah
berjongkok di halaman, menghisap rokok tembakaunya, bungkus demi
bungkus. Saya mendengarnya memberengut, "Kedua anak kita memberikan
hasil yang begitu baik...hasil yang begitu baik..." Ibu mengusap air
matanya yang mengalir dan menghela nafas, "Apa gunanya? Bagaimana mungkin kita bisa membiayai keduanya sekaligus?"

Saat itu juga, adikku berjalan keluar ke hadapan ayah
dan berkata, "Ayah, saya tidak mau melanjutkan sekolah lagi, telah
cukup membaca banyak buku." Ayah mengayunkan tangannya dan memukul
adikku pada wajahnya. "Mengapa kau mempunyai jiwa yang begitu
keparat lemahnya?
Bahkan jika berarti saya mesti mengemis di jalanan
saya akan menyekolahkan kamu berdua sampai selesai!" Dan begitu
kemudian ia mengetuk setiap rumah di dusun itu untuk meminjam
uang. Aku menjulurkan tanganku selembut yang aku bisa ke muka adikku yang
membengkak, dan berkata, "Seorang anak laki-laki harus meneruskan
sekolahnya; kalau tidak ia tidak akan pernah meninggalkan jurang
kemiskinan ini." Aku, sebaliknya, telah memutuskan untuk tidak lagi
meneruskan ke universitas.

Siapa sangka keesokan harinya, sebelum subuh datang,
adikku meninggalkan rumah dengan beberapa helai pakaian lusuh dan sedikit
kacang yang sudah mengering. Dia menyelinap ke samping ranjangku dan
meninggalkan secarik kertas di atas bantalku: "Kak, masuk ke universitas
tidaklah mudah. Saya akan pergi mencari kerja dan mengirimu uang."

Aku memegang kertas tersebut di atas tempat tidurku,
dan menangis dengan air mata bercucuran sampai suaraku hilang. Tahun itu,
adikku berusia 17 tahun. Aku 20.

Dengan uang yang ayahku pinjam dari seluruh dusun, dan
uang yang adikku hasilkan dari mengangkut semen pada punggungnya di
lokasi konstruksi, aku akhirnya sampai ke tahun ketiga (di universitas).
Suatu hari, aku sedang belajar di kamarku, ketika teman sekamarku
masuk dan memberitahukan, "Ada seorang penduduk dusun menunggumu
di luar sana!"

Mengapa ada seorang penduduk dusun mencariku? Aku
berjalan keluar, dan melihat adikku dari jauh, seluruh badannya kotor
tertutup debu semen dan pasir. Aku menanyakannya, "Mengapa kamu tidak bilang pada teman sekamarku kamu adalah adikku?" Dia menjawab,
tersenyum, "Lihat bagaimana penampilanku. Apa yang akan mereka pikir jika mereka tahu saya adalah adikmu? Apa mereka tidak akan menertawakanmu?"

Aku merasa terenyuh, dan air mata memenuhi mataku. Aku
menyapu debu-debu dari adikku semuanya, dan tersekat-sekat dalam
kata-kataku, "Aku tidak perduli omongan siapa pun! Kamu adalah adikku apa pun juga! Kamu adalah adikku bagaimana pun penampilanmu..."

Dari sakunya, ia mengeluarkan sebuah jepit rambut
berbentuk kupu-kupu.
Ia memakaikannya kepadaku, dan terus menjelaskan,
"Saya melihat semua gadis kota memakainya.
Jadi saya pikir kamu juga harus memiliki satu."
Aku tidak dapat menahan diri lebih lama lagi. Aku
menarik adikku ke dalam pelukanku dan menangis dan menangis.
Tahun itu, ia berusia 20. Aku 23.

Kali pertama aku membawa pacarku ke rumah, kaca
jendela yang pecah telah diganti, dan kelihatan bersih di mana-mana.
Setelah pacarku pulang, aku menari seperti gadis kecil di depan ibuku.
"Bu, ibu tidak perlu menghabiskan begitu banyak waktu untuk membersihkan
rumah kita!" Tetapi katanya, sambil tersenyum, "Itu adalah adikmu yang
pulang awal untuk membersihkan rumah ini. Tidakkah kamu melihat luka
pada tangannya? Ia terluka ketika memasang kaca jendela baru itu.."

Aku masuk ke dalam ruangan kecil adikku. Melihat
mukanya yang kurus, seratus jarum terasa menusukku.
Aku mengoleskan sedikit saleb pada lukanya dan mebalut lukanya.
"Apakah itu sakit?" Aku menanyakannya.
"Tidak, tidak sakit. Kamu tahu, ketika saya bekerja di
lokasi konstruksi, batu-batu berjatuhan pada kakiku setiap
waktu. Bahkan itu tidak menghentikanku bekerja dan..."
Ditengah kalimat itu ia berhenti.
Aku membalikkan tubuhku memunggunginya, dan air mata
mengalir deras turun ke wajahku.
Tahun itu, adikku 23. Aku berusia 26.

Ketika aku menikah, aku tinggal di kota. Banyak kali
suamiku dan aku mengundang orang tuaku untuk datang dan tinggal
bersama kami, tetapi mereka tidak pernah mau.
Mereka mengatakan, sekali meninggalkan dusun,
mereka tidak akan tahu harus mengerjakan apa. Adikku
tidak setuju juga, mengatakan, "Kak, jagalah mertuamu aja. Saya akan
menjaga ibu dan ayah di sini."

Suamiku menjadi direktur pabriknya. Kami menginginkan
adikku mendapatkan pekerjaan sebagai manajer pada departemen
pemeliharaan. Tetapi adikku menolak tawaran tersebut.
Ia bersikeras memulai bekerja sebagai pekerja reparasi.

Suatu hari, adikku diatas sebuah tangga untuk
memperbaiki sebuah kabel, ketika ia mendapat sengatan listrik,
dan masuk rumah sakit. Suamiku dan
aku pergi menjenguknya. Melihat gips putih pada
kakinya, saya menggerutu, "Mengapa kamu menolak menjadi manajer?
Manajer tidak akan pernah harus melakukan sesuatu yang berbahaya seperti
ini. Lihat kamu sekarang, luka yang begitu serius. Mengapa kamu tidak
mau mendengar kami sebelumnya?"

Dengan tampang yang serius pada wajahnya, ia membela
keputusannya. "Pikirkan kakak ipar--ia baru saja jadi direktur, dan
saya hampir tidak berpendidikan. Jika saya menjadi manajer seperti itu,
berita seperti apa yang akan dikirimkan?"

Mata suamiku dipenuhi air mata, dan kemudian keluar
kata-kataku yang sepatah-sepatah: "Tapi kamu kurang pendidikan juga
karena aku!"

"Mengapa membicarakan masa lalu?" Adikku menggenggam
tanganku. Tahun itu, ia berusia 26 dan aku 29.

Adikku kemudian berusia 30 ketika ia menikahi seorang
gadis petani dari dusun itu. Dalam acara pernikahannya, pembawa acara
perayaan itu bertanya kepadanya, "Siapa yang paling kamu hormati
dan kasihi?" Tanpa bahkan berpikir ia menjawab, "Kakakku."

Ia melanjutkan dengan menceritakan kembali sebuah
kisah yang bahkan tidak dapat kuingat. "Ketika saya pergi sekolah SD, ia
berada pada dusun yang berbeda. Setiap hari kakakku dan saya berjalan
selama dua jam untuk pergi ke sekolah dan pulang ke rumah.
Suatu hari, Saya kehilangan satu dari sarung tanganku.
Kakakku memberikan satu dari kepunyaannya. Ia
hanya memakai satu saja dan berjalan sejauh itu.
Ketika kami tiba di rumah, tangannya begitu gemetaran karena cuaca yang
begitu dingin sampai ia tidak dapat memegang sumpitnya. Sejak hari itu,
saya bersumpah, selama saya masih hidup, saya akan menjaga kakakku dan
baik kepadanya."

Tepuk tangan membanjiri ruangan itu. Semua tamu
memalingkan perhatiannya kepadaku.

Kata-kata begitu susah kuucapkan keluar bibirku,
"Dalam hidupku, orang yang paling aku berterima kasih adalah adikku." Dan
dalam kesempatan yang paling berbahagia ini, di depan kerumunan
perayaan ini, air mata bercucuran turun dari wajahku seperti sungai.




Bila kita melakukan sesuatu, ada kemungkinan kita membuat suatu kesalahan.
Bila kita membuat kesalahan, itu adalah hal yang hebat.
Karena kita berkesempatan belajar sesuatu.

Akui kesalahan kita, teliti dan pelajari secara mendalam.
Jawablah kesalahan kita tersebut.

Kesalahan adalah guru yang luar biasa.
Dengan mengenal apa yang salah, kita dibantu untuk menemukan apa yang benar.

Tom Watson, pendiri IBM, tahu persis nilai sebuah kesalahan.
Suatu saat, seorang pegawai membuat kesalahan besar yang merugikan IBM
senilai jutaan dollar.

Sang pegawai yang dipanggil ke kantor Watson, berkata :
" Bapak pasti menghendaki saya mengundurkan diri."

Jawab Watson,
" Anda pasti bercanda.
Perusahaan baru saja menghabiskan 10 juta dollar untuk mendidik Anda ..."

Orang yang berbakat sukses, akan belajar dari apapun yang terjadi, termasuk
kesalahan.
Bila kita membuat sebuah kesalahan, hal yang terbaik adalah mengumpulkan
kembali keping-keping yang terserak, dan memperhatikan bagaimana hal itu
bisa terjadi.

Jangan menangisi kesalahan.
Periksa dan pelajari kesalahan.
Selanjutnya manfaatkan pengetahuan baru kita itu.

Sumber : Unknown ( Tidak Diketahui )

Refreshing Dulu Di Viwawa

Ada yang tau Viwawa???
Viwawa merupakan sebuah situs games online dengan bentuk minigames. Ya bisa disamakan dengan Yahoogames. Permainan yang disediakan untuk saat ini ada 9. Permainan games online ini bukan untuk mencari uang lho, hanya sekedar buat refreshing aja. Biar ga suntuk sehabis klak-klik iklan PTC, ngeblog dll. Tetapi dari info yang beredar, ada jg yang bermain di Viwawa untuk mencari uang. Gimana caranya??

Katanya sih (ga tau jg), uang bisa didapatkan dengan cara mengedit karakter yang ada di viwawa. Mungkin untuk dijual.

Lupakan dulu deh tentang uang. Lanjut lagi.......
Di viwawa kita bisa membuat karakter yang dipanggil wawa. Nah, untuk membuat wawa ini tentunya butuh dana. Dana tersebut dibagi dalam 2 bentuk yaitu Gold dan Cash.
Gold bisa didapatkan hanya dengan bermain atau memenangkan permainan. Tetapi ada juga permainan yang mempunyai peraturan jika kalah maka Gold akan dikurangi. Sedangkan Cash merupakan dana yang anda isi tentunya dengan uang asli. Untuk Cash mungkin agak jarang ada yang menggunakan, kecuali playernya benar2 maniak viwawa dan sudah kebelet banget untuk membeli item2 yang disediakan (untuk pamer tentunya). Apakah anda termasuk jenis player ini??

Apakah untuk bermain diviwawa harus membayar??
100% gratis. Tidak ada biaya apapun untuk bermain (kecuali biaya internet).

Jenis permainannya apa aja??
Silahkan coba sendiri. Pastinya menarik deh.

Jika tertarik untuk bermain langsung KLIK DISINI.

Lumayanlah sekedar untuk santai bareng temen2 sambil main games. Karena selain bermain juga chating secara live (maupun private antar member). Jadinya pasti Gokil banget. :)

Modus Penipuan Baru

Warning: Penipuan berkedok Paket Pengiriman berbuntut Pemerasan ....

musim sekarang sedang merajarela di kawasan Pluit adalah sebagaiberikut:

Orang yg tdk dikenal kirim barang kerumah kepada pembantu rumah tangga menerangkan bahwa barang tsb adalah pesanan atau titipan utk majikannya pada saat si majikan tdk ada dirumah, yg mana sipengirim tahu jelas nama majikannya utk mengelabui si pembantu, dan selanjutnya apabila si pembantu menerima barang/parselnya.

Kemudian pada sore hari seketika si majikan kembali kerumahnya, tak lama kemudian ada polisi datang utk memeriksa rumahnya, dan akan menemui barang/parsel yg dititipkan tsb adalah NARKOBA.

Akibatnya akan terjadi pemerasan dan negosiasi dgn yg berkewajiban agar tdk ditahan/ditangkap si penghuni rumah tsb. Setiap kejadian akan makan biaya min. Rp.100juta.

Jadi harap diberitahukan kepada seluruh pembantu rumah tangga, JANGAN menerima barang kiriman dlm bentuk apapun dari orang yg tdk dikenal walaupun si pengirimnya tahu nama majikannya.
Harap diperhatikan, PENTING , good for your own goodself.

Cara setting Bank Indonesia di Alertpay

Berita gembira buat semua, ternyata Alertpay sudah mendukung transfer dana langsung ke bank Indonesia. Login aja ke AlertPay, trus click add bank account.
dan....surprisee.....Indonesia kini dah ada dalam list. Jadi kita bisa transfer uang kita di alertpay ke rek kita masing-masing :)

Dibawah ini merupakan data yang diperlukan :

* Account Number : masukkan nomor rekening

* Bank Code : Masukkan kode bank



* Branch Code :

Silahkan Lihat masing2 Cabang, biasanya 4 digit pertama dari nomor rekening rekan2.
Untuk meyakinkan, contoh untuk BCA bisa di lihat di:
klikbca

* SWIFT BIC : Masukkan Kode SWIFT Bank



* IBAN : yang ini loem dapet infonya (Ada yang tau??)


contoh:
nomor account bca kita = 52403342xx
bank code = 014
bearti branch code = 5240
swift bic = CENAIDJA
Bank Name = Bank Central Asia

Jika ada kesalahan tolong dikoreksi.

*Update : 15 Agustus 2008

Untuk kolom IBAN di kosongin aja, kode yang dinamakan kode SWIFT (Society for Worldwide Interbank Financial Telecommunication) yang berjumlah 8 digit sama dengan IBAN (International Bank Account Number). IBAN ini digunakan untuk para penduduk Eropa.

Selain itu, Account AP anda harus sudah verified.

Informasi yang saya dapatkan seperti diatas.
Tp saya loem bisa untuk mencoba transfer, karena isi AP saya hanya tinggal $4.** saja. Karena sudah digunakan untuk beli reff.
Jika ada yang bisa melakukan transfer tolong di sharing.

Trik Memindahkan Postingan Antar Blog

Gimana sih cara memindahkan posting dari satu blog ke blog lainnya??? Hal inilah yang saya pikirkan ketika mau memindahkan isi salah satu blog saya keblog yang lainnya. Hal ini dikarenakan adanya usul salah satu teman saya agar blog yang baru saya buat digabung saja dengan blog yang lama. Karena tema blog yang diambil sama, hanya content/jenisnya saja yang berbeda. Saya pikir juga ada benarnya. Lalu mulai saya googling untuk mencari tutorial untuk memindahkan postingan antar blog.
Setelah berjam-jam (kayaknya,hehehe) mencari, saya dapatkan banyak sekali yang membuat tutorial untuk memindahkan postingan, tetapi trik tersebut dikhususkan untuk memindahkan postingan antara 2 blog untuk 2 account Blogger yang berbeda. Sedangkan saya ingin yaitu memindahkan postingan antara 2 blog pada 1 account blogger. Setelah mencari lagi, tetap saja tidak mendapatkan yang saya inginkan. Sayapun mulai ngomel2
"Masa harus Copas satu demi satu??"

Alternatif terakhir yang saya lakukan adalah melihat menu "blogger help", dan akhirnya saya mendapatkan pencerahan setelah membaca salah satu postingan blogger (Baca disini).

Berikut tutorialnya :

1. Masuk ke Blogger In Draft

2. Pilih blog yang ingin dipindahkan : Settings -> Basic -> Export Blog


3. Pilih Blog yang menerima postingan : Setting -> Basic -> Import Blog


4. Selesai

Tips :

Jangan langsung menuju "Create New Post", Karena semua hasil importnya akan langsung hilang. Jadi anda harus mengulang kembali proses Importnya.

Tutorial ini bebas untuk di Copas. Dengan syarat mencantumkan Authornya serta harus meninggalkan Comment dulu disini.Hehehe