Berlangganan Artikel Via Email

Posting Terbaru

Amazing Technology

|

Amazing Technology -

Microsoft Surface turns an ordinary tabletop into a vibrant, interactive surface. It's the first commercially-available surface computing platform from Microsoft. The product provides effortless access to digital content through natural gestures, touch and physical objects. Today, it's a 30-inch diagonal display in a table-like form factor that's easy for individuals or multiple people to interact with in a way that feels familiar, just like in the real world. In essence, it's a surface come to life for exploring, learning, sharing, creating, buying and much more. Today Microsoft Surface is available in the retail, hospitality, automotive, banking and healthcare industries. Consumers can interact with Surface at select AT&T retail locations, at the iBar located in the Rio All Suite Hotel & Casino in Las Vegas and at select Sheratons in the U.S.



Microsoft secara resmi mengumumkan hasil riset yang telah disembunyikan selama bertahun-tahun. Seakan tidak mau kalah dalam mengeluarkan produk inovatif, Microsoft Surface diluncurkan dalam bentuk seperti meja dan uniknya menggunakan sentuhan dan gerakan tangan dalam melakukan navigasi.

Kalo diliat dari sejarah, emang Microsoft bukan yang pertama mengembangkan teknik multi-touch. Aplikasi nyatanya udah ada berdasarkan karya Nimish Mehta, University of Toronto (http://www.billbuxton.com/multitouchOverview.html ) sejak tahun 1982. Duluan apa nggaknya itu kan gak jadi soal, yang penting adalah, apa aplikasinya yang berguna bagi perkembangan peradaban manusia. Kata-kata seperti, "Ah mereka bukan yang pertama kok. Gue udah make xxx, produk dari yyy sejak 5 taon yang lalu" etc itu adalah simbol ignoransi, retardasi dan penghinaan terhadap pencapaian para ilmuwan yang bekerja di bleeding edge of technology.

Sayangnya teknologi ini mungkin masih memerlukan waktu tahunan sebelum dapat kita gunakan layaknya komputer personal atau gadget lainnya. Saat ini harga dari Microsoft Surface diestimasikan mencapai ratusan juta rupiah (Mahal banget yah?). Investasi yang masih terlalu mahal jika dibandingkan dengan kombinasi projektor, kamera digital yang mendeteksi gerakan tangan dan sebuah komputer personal . Menurut info dari Microsoft Indonesia, technology ini masih dalam penerapan di kampung halamannya (US).

Source : Microsoft.com

0 komentar:

Post a Comment